GO PULSAR (Gerakan Organisasi Pulau Sarinah): Pemberdayaan Masyarakat Desa Tlocor untuk Membangun dan Mengembangkan Pulau Sarinah sebagai Objek Wisata

NERS NEWS - Pulau Sarinah merupakan sebuah pulau buatan, dengan luas kurang lebih 80 hektar yang merupakan hasil sedimentasi dari lumpur Sidoarjo (Lusi) yang sejak 29 Mei 2009 dibuang ke kali Porong untuk mencegah meluasnya wilayah terdampak dari bencana ini. Pulau yang dikelola oleh BPLS ini, kini menjadi sebuah ikon wisata baru di Sidoarjo. Sebagai Pulau baru, memang masih belum banyak fasilitas yang ada. Namun, hingga saat ini pembangunan fasilitas yang mendukung untuk menjadikan pulau ini sebagai objek wisata masih terus berlangsung. Hingga saat ini, pembangunan fasilitas dari akomodasi untuk perjalanan menuju ke Desa Tlocor dari Jalan Raya Porong sudah baik, pembangunan dermaga, fasilitas hiburan untuk pengunjung, seperti orkes dangdut, permainan anak – anak seperti mandi bola hingga odong – odong ada setiap akhir pekan. Hanya dengan membayar lima puluh ribu rupiah saja, kita sudah dapat berlayar ke Pulau Sarinah dan menikmati wisata mangrove. Selama perjalanan dari dermaga kita akan disuguhi dengan pemandangan hutan bakau yang didominasi dengan jenis api – api (Avicenia sp) di kanan dan kiri sungai. Karena ketertarikan dari Pulau Sarinah sebagai tempat wisata ini, kami mengusung sebuah program kreativitas mahasiswa di bidang pengabdian masyarakat dengan judul program GO PULSAR (Gerakan Organisasi Pulau Sarinah) : Pemberdayaan Masyarakat Desa Tlocor untuk Membangun dan Mengembangkan Pulau Sarinah Sebagai Objek Wisata.


Banyak kegiatan – kegiatan yang akan kami laksanakan dalam program ini. Mulai dari kegiatan pembuatan website, yang bertujuan sebagai salah satu alat promosi yang nantinya akan dibuat dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Tlocor sendiri. Lalu pelatihan kewirausahaan, berupa kerajinan tangan bagi para ibu. Selain kegiatan – kegiatan tersebut, juga terdapat seminar berupa pemberian pengetahuan tentang apa itu ekowisata dan pengetahuan seputar hutan mangrove. Kedepannya kami menginginkan agar masyarakat dapat secara mandiri membangun wilayahnya dan juga dapat mempromosikan kepada masyarakat luas tentang potensi apa saja yang dimiliki oleh daerahnya, sehingga dapat menarik wisatawan untuk mau berkunjung ke Pulau Sarinah.

 

Penulis: BEM  Ners

Pin It
Hits 542

Terpopuler